The Effects of G0 Seed Tuber Size and Liquid Organic Fertilizer Application as a Bioactivator of Chicken Manure on Soil NPK Availability Dynamics and Potato Yield

Pengaruh Ukuran Umbi Kentang G0 Dan Aplikasi Pupuk Organik Cair Sebagai Bioaktivator Pupuk Kandang Ayam Terhadap Dinamika Ketersediaan Npk Tanah Dan Produksi Kentang

Authors

  • Retno Sulistiyowati Universitas Panca Marga
  • Sidik Santoso Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Panca Marga
  • Mimik Umi Zuhroh Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Panca Marga

DOI:

https://doi.org/10.21070/nabatia.v14i1.1692

Keywords:

bioaktivator, diameter umbi, kentang G0, NPK Tanah, Pupuk Organik Cair

Abstract

Penelitian ini diselenggarakan dengan maksud untuk menganalisis pengaruh diameter umbi kentang G0 dan berbagai jenis POC sebagai bioaktivator pada pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan vegetatif, komponen hasil, serta ketersediaan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) di dalam tanah. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024, di Desa Pandansari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo di ketinggian 2000 mdpl. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Split Plot Desain dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah macam diameter benih kentang G0 (D) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu D1 : benih umbi kentang diameter 1,7 cm, D2 : benih umbi kentang diamter 2,5 cm, dan D3 : benih umbi kentang diameter 3 cm. Faktor kedua adalah macam POC sebagai bioaktivator pupuk kandang ayam (P) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu P0 : tanpa bioaktivator (kontrol), P1 : air cucian beras, P2 : air limbah ikan, P3 : air rebusan kedelai. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ukuran umbi kentang G0 3 cm (D3) serta penggunaan bioaktivator air cucian beras (P1) berpengaruh terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot umbi pertanaman. Terdapat interaksi nyata pada perlakuan D3P1 pada paramter pengamatan jumlah cabang, jumlah umbi per tanaman, serta mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara N, P, dan K dalam tanah, sehingga berpotensi mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih efisien dan berkelanjutan.

References

[1] N. Sumarni, R. Rosliani, and R. S. Basuki, “Pengaruh Ukuran Benih terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kentang,” Jurnal Hortikultura, vol. 27, no. 1, pp. 1–10, 2017.

[2] A. Kumar, R. Singh, and P. Sharma, “ Effects of BAP on in vitro shoot proliferation in potato,” International Journal of Agricultural Science, vol. 16, no. 4, pp. 345–351, 2020.

[3] N. Warnita, “Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Umbi Mikro Kentang,” Jurnal Hortikultura, vol. 5, no. 2, pp. 78–85, 2008.

[4] L. R. Widowati, S. Widati, and Jaenudin, “Peranan Pupuk Organik dalam Peningkatan Efisiensi Pemupukan dan Kesuburan Tanah,” Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 12, no. 2, pp. 65–76, 2018.

[5] Subowo, “Strategi Efisiensi Penggunaan Pupuk Organik untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan,” Jurnal Sumberdaya Lahan, vol. 4, no. 1, pp. 13–25, 2010.

[6] Food and Agriculture Organization, “International Year of the Potato: New light on a hidden treasure,” Rome, 2008.

[7] D. P. Sari and A. Nugroho, “Aplikasi Bioaktivator dalam Fermentasi Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan Tanaman Kentang,” Jurnal Agroekoteknologi, vol. 13, no. 2, pp. 145–154, 2021.

[8] A. Nugroho, P. Hadi, and R. Mardiana, “Organic Liquid Fertilizers and Their Impacts on Plant Health and Productivity,” Journal of Organic Agriculture, vol. 10, no. 2, pp. 50–60, 2021.

[9] M. M. B. Damanik, B. E. Hasibuan, Fauzi, Sarifuddin, and H. Hanum, Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Medan: USU Press, 2015.

[10] A. Darmawan and T. Handayani, “Respon Pertumbuhan Kentang terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam,” Jurnal Agronomi Indonesia, vol. 47, no. 3, pp. 135–144, 2019.

[11] S. Arifin, A. Nugroho, and A. Suryanto, “Kajian Panjang Tunas dan Bobot Umbi Bibit terhadap Produksi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola,” Jurnal Produksi Tanaman, vol. 3, no. 3, pp. 221–229, 2014.

[12] M. Shafeeva, M. Rachmat, and D. Ramdan, “Pengaruh Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang,” Jurnal Agrikultura, vol. 33, no. 1, pp. 18–26, 2022.

[13] N. Herlina and J. Prasetyo, “Respon Pertumbuhan dan Hasil Kentang terhadap Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik,” Jurnal Produksi Tanaman, vol. 5, no. 6, pp. 987–995, 2017.

[14] I. K. A. Lidinilah, “Pengaruh Berbagai Ukuran Bobot Umbi Benih Kentang G4 (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola dan Kompos Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kualitas Kentang,” Munich Personal RePEc Archive, 2014.

[15] D. Kurniawan, E. Santosa, and W. Widodo, “ Pengaruh pupuk kandang ayam terhadap ketersediaan hara N, P, dan K tanah,” Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, vol. 7, no. 1, pp. 21–29, 2020.

[16] R. A. Nugroho, R. Widyastuti, and D. Santosa, “Aktivitas Mikroorganisme Tanah pada Aplikasi Pupuk Organik Cair terhadap Mineralisasi Nitrogen,” Jurnal Tanah dan Iklim, vol. 44, no. 2, pp. 85–94, 2020.

[17] N. Nurhidayati, M. Machfudz, and I. Murwani, “Pengaruh pupuk organik cair terhadap ketersediaan hara dan pertumbuhan tanaman,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 7, no. 1, pp. 134–142, 2018.

[18] Y. Nuraini, “Mineralisasi bahan organik dan ketersediaan fosfor tanah,” Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, vol. 6, no. 1, pp. 1045–1054, 2019.

[19] M. A. Firmansyah and I. G. P. Wigena, “Peranan Bahan Organik dalam Meningkatkan Ketersediaan Hara Tanah,” Jurnal Tanah dan Iklim, vol. 41, no. 1, pp. 1–10, 2017.

[20] A. Irawan and N. Sumarni, “Peranan nitrogen, fosfor, dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura,” Jurnal Agronomi Indonesia, vol. 47, no. 3, pp. 237–245, 2019.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Sulistiyowati, R., Santoso, S., & Zuhroh, M. U. (2026). The Effects of G0 Seed Tuber Size and Liquid Organic Fertilizer Application as a Bioactivator of Chicken Manure on Soil NPK Availability Dynamics and Potato Yield: Pengaruh Ukuran Umbi Kentang G0 Dan Aplikasi Pupuk Organik Cair Sebagai Bioaktivator Pupuk Kandang Ayam Terhadap Dinamika Ketersediaan Npk Tanah Dan Produksi Kentang. Nabatia, 14(1), 38–52. https://doi.org/10.21070/nabatia.v14i1.1692