Weed Diversity Study in Cavendish Banana Cultivation System in Petani Desa (pEdE) Durungbedug Candi Sidoarjo

Studi Keanekaragaman Gulma pada Sistem Budidaya Pisang Cavendish di Petani Desa (pEdE) Desa Durungbedug Candi Sidoarjo

Authors

  • A. Mifakhurrohmat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Muhammad Farid Yuliansyah Universitas Muhamamdiyah Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.21070/nabatia.v13i2.1695

Keywords:

Gulma, Pisang Cavendish, Mulsa organik, Herbisida

Abstract

Pelaksanaan magang ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman gulma serta efektivitas berbagai metode pembersihan gulma pada sistem budidaya pisang Cavendish (Musa acuminata AAA group) di Petani Desa (pEdE) Durungbedug, Candi, Sidoarjo. Gulma merupakan faktor utama yang dapat menurunkan produktivitas tanaman pisang melalui persaingan dalam penyerapan air, nutrisi, dan cahaya. Pelaksanaan magang menggunakan metode observasi langsung dengan pendekatan studi kasus pada empat model pembersihan gulma, yaitu manual, mekanis, kimiawi, dan biologis (mulsa organik). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas kanopi, dan persentase tutupan gulma selama tiga bulan pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa metode kimiawi menekan pertumbuhan gulma hingga 90% dalam 4 minggu, namun menurunkan pH tanah dan menimbulkan risiko resistensi gulma. Penyiangan manual meningkatkan jumlah daun dan luas kanopi, sedangkan penggunaan mulsa organik mampu menjaga kelembaban tanah serta menekan gulma secara stabil sebesar 70–75%. Kombinasi metode manual, kimiawi, dan biologis terbukti paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pisang Cavendish secara berkelanjutan. Pendekatan pengendalian gulma terpadu (Integrated Weed Management) direkomendasikan sebagai strategi efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk mendukung sistem budidaya pisang Cavendish di tingkat petani.

References

[1] P. S. Rahayu, S. Susiyanti, S. Isminingsih, and P. Utama, “Respon Pertumbuhan Plantlet Pisang Cavendish var. Grand Naine Pada Aklimatisasi Dengan Pemberian Pupuk Daun dan Vitamin B1 yang Berbeda,” Jur. Agroekotek, vol. 15, no. 2, pp. 63–80, 2023.

[2] Ely, F. Dwiana Sari, D. Purwanto, and A. History, “PIMAS Pemanfaatan Teknologi Media Digital untuk Pengembangan Agrobisnis Pisang Cavendish BUMDES Maju Bersama,” J. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 4, 2022, doi: 10.35960/pimas.v1i4.916.

[3] F. Shintarika, “Analisis Vegetasi Dan Inventarisasi Dominansi Pada Pertanaman Jagung (Zea mays L.) Fase Generatif Di Lahan Balai Pelatihan Pertanian Lampung,” J. AgroSainTa Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa, vol. 5, no. 2, pp. 49–54, 2021, doi: 10.51589/ags.v5i2.74.

[4] A. N. Ramadhan, U. khumairoh, and H. T. Sebayang, “Pengendalian Gulma Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Melalui Penerapan Penyiangan dan Populasi Itik,” Produksi Tanam., vol. 011, no. 11, pp. 811–820, 2023, doi: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.02.

[5] A. Ambarwati, S. Sabahannur, M. Galib, M. Gani, and S. Suhaerah, “EFEKTIFITAS HERBISIDA DALAM PENGENDALIAN GULMA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina L.),” AGrotekMAS J. Indones. J. Ilmu Peranian, vol. 1, no. 1, pp. 45–50, 2020, doi: 10.33096/agrotekmas.v1i1.105.

[6] Z. Ikhsan, H. Hidrayani, Y. Yaherwandi, and H. Hamid, “Keanekaragaman dan Dominansi Gulma pada Ekosistem Padi di Lahan Pasang Surut Kabupaten Indragiri Hilir,” Agrovigor J. Agroekoteknologi, vol. 13, no. 2, pp. 117–123, 2020, doi: 10.21107/agrovigor.v13i2.7463.

[7] D. P. Prayogo, H. T. Sebayang, and A. Nugroho, “Pengaruh Pengendalian Gulma Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L .) Merril) Pada Berbagai Sistem Olah Tanah,” J. Produksi Tanam., vol. 5, no. 1, pp. 24–32, 2017.

[8] S. Y. D. Darin, S. Zaman, and C. Budiman, “Manajemen Pengendalian Gulma Tanaman Cengkeh (Syzygium Aromaticum L.) Di Kebun Branggah Banaran, Blitar,” Bul. Agrohorti, vol. 12, no. 1, pp. 60–67, 2024, doi: 10.29244/agrob.v12i1.51427.

[9] C. M. Rahayu, S. Zaman, and A. W. Ritonga, “Manajemen Pengendalian Gulma Perkebunan Teh (Camellia Sinensis (L.) Kuntze) di Malang, Jawa Timur,” Bul. Agrohorti, vol. 12, no. 2, pp. 266–275, 2024.

[10] Karya, Endang Kantikowati, dan Rinda Febrianti, “PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN PENGENDALIAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA mays SACCHARATA STURT.) VARIETAS PARAGON,” AGRO TATANEN | J. Ilm. Pertan., vol. 3, no. 2, pp. 20–26, 2021, doi: 10.55222/agrotatanen.v3i2.536.

[11] R. Situmorang, H. G. Mawandha, and S. Suryanti, “Efektifitas dan efisiensi pengendalian secara manual ( Si Jari Tiga ) dan kimia ( Metil metsulfuron ) terhadap gulma Asplenium sp. di kebun kelapa sawit,” Agroforetech, vol. 1, no. 3, pp. 1628–1632, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/920%0Ahttps://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/download/920/550

[12] S. Chika, R. Sandy, E. Purnomo, and L. Lianah, “Keanekaragaman Jenis Gulma dan Pengendaliannya pada Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Bukit Sejahtera Palembang,” J. Life Sci. J. Pendidik. dan Ilmu Pengetah. Alam, vol. 5, no. 2, pp. 38–44, 2023, [Online]. Available: https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/LSciences/article/view/348%0Ahttps://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/LSciences/article/download/348/309

[13] J. Pepadu, H. Hasanuddin, J. Jauharlina, S. Sofyan, and M. R. Rusdi, “Penggunaan Lalandak Sebagai Pengendali Gulma Secara Mekanis Pada Tanaman Padi Sawah,” J. Pepadu, vol. 3, no. 2, pp. 160–165, 2023, doi: 10.29303/pepadu.v4i2.2465.

[14] T. Wibowo, N. Rachmawati, and D. Naemah, “UJI EFEKTIVITAS PENGENDALIAN GULMA SECARA KIMIAWI PADA AREAL TANAMAN SENGON (Paraserianthes falcataria) DI TAMAN HUTAN HUJAN TROPIS INDONESIA KALIMANTAN SELATAN,” J. Sylva Sci., vol. 7, no. 4, p. 574, 2024, doi: 10.20527/jss.v7i4.9251.

[15] D. Puspitasari, W. Sumiya, D. Yamika, and T. Sebayang, “Pengaruh cara pengendalian gulma pada pertumbuhan vegetatif awal tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) asal bibit bud chip varietas PSJK 922,” J. Produksi Tanam., vol. 5, no. 4, pp. 647–653, 2017.

[16] D. A. dan A. K. Widiyaastuti, “PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT ( Elaeis gueneensis Jack. )DI PT KHARISMA ALAM PERSADA KABUPATEN TAPIN,” J. Budid. Tanam. Perkebubab Politek. Hasnur, vol. 4, no. 1, pp. 1–8, 2018.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Mifakhurrohmat, A., & Farid Yuliansyah, M. (2026). Weed Diversity Study in Cavendish Banana Cultivation System in Petani Desa (pEdE) Durungbedug Candi Sidoarjo: Studi Keanekaragaman Gulma pada Sistem Budidaya Pisang Cavendish di Petani Desa (pEdE) Desa Durungbedug Candi Sidoarjo. Nabatia, 13(2). https://doi.org/10.21070/nabatia.v13i2.1695

Issue

Section

Articles

Categories