The Effects of Kiserit and Biofertilizer on Morphological Response and Yield of Rice Plants (Oryza sativa L.) under the SRI Method
Pengaruh Pemberian Pupuk Kiserit dan Pupuk Hayati terhadap Morfologi dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Metode SRI
DOI:
https://doi.org/10.21070/nabatia.v5i2.1678Keywords:
kiserit, pupuk hayati, padi, System of Rice Intensification (SRI)Abstract
Padi merupakan komoditas pangan penting di Indonesia. Intensifikasi pertanian harus diupayakan dengan mengombinasikan metode tanam dan pemberian pupuk yang tepat. System of Rice Intensification (SRI) merupakan salah satu metode tanam yang tepat karena memaksimalkan penggunaan udara, tanah, dan tanaman. Selain itu, pemberian pupuk kiserit dan pupuk hayati perlu dikaji lebih lanjut untuk melihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi dan menentukan dosis optimal pupuk kiserit dan pupuk hayati dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi pada metode SRI. Percobaan telah dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juli 2025 di Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kiserit (75, 150, dan 225 kg/ha), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk hayati (0, 40, dan 80 kg/ha). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 27 unit satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5%. Apabila hasil uji F berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara pupuk kiserit dan pupuk terhadap parameter hayati tinggi tanaman, panjang akar, volume akar, dan bobot kering total. Kombinasi dosis 75 kg/ha kiserit dan 40 kg/ha pupuk hayati menghasilkan pertumbuhan yang terbaik. Pemberian pupuk kiserit dan pupul hayati memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata pada hasil tanaman padi.
References
[1] Badan Pusat Statistik 2024, “Luas Panen dan Produksi Padi Di Indonesia 2024 (Angka Tetap),” Badan Pus. Stat., vol. 8, no. 15, p. 52, 2025, [Online]. Available: https://www.bps.go.id
[2] N. Rozen and M. Kasim, Teknik Budidaya Tanaman Padi Metode SRI (The System of Rice Intensification). Rajawali Pers, 2018. [Online]. Available: http://repo.unand.ac.id/29018/2/Buku Teknik Budi Daya Tanaman Padi.pdf
[3] A. Kasno and Nurjaya, “Pengaruh Pupuk Kiserit Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit dan Produktivitas Tanah,” J. Penelit. Tanam. Ind., vol. 17, no. 4, pp. 133–139, 2011, doi: 10.21082/jlittri.v17n4.2011.133-139. DOI: https://doi.org/10.21082/jlittri.v17n4.2011.133-139
[4] N. Rozen, M. Kasim, and I. Dwipa, “Rice Yields at Different Dosages of Kieserite and Planting Systems,” J. Trop. Crop Sci., vol. 10, no. 03, pp. 224–228, 2023, doi: 10.29244/jtcs.10.03.224-228. DOI: https://doi.org/10.29244/jtcs.10.03.224-228
[5] R. D. . Simanungkalit, D. A. Suriadikarta, R. Saraswati, D. Setyorini, and W. Hartatik, Pupuk Organik dan Pupuk Hayati, vol. 1, no. 2. 2006.
[6] Wuriesyliane, N. Gofar, A. Madjid, H. Widjajanti, and N. L. P. SR, “Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Inseptisol Asal Rawa Lebak yang Diinokulasi Berbagai Konsorsium Bakteri Penyumbang Unsur Hara,” J. Lahan Suboptimal, vol. 2, no. 1, pp. 18–27, 2013.
[7] Wuriesyliane, “Pengaruh Konsorsium Azospirillium, Azotobacter dan Bakteri Pelarut Fosfat terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi,” Klorofil, vol. XII, no. 1, pp. 43–46, 2017.
[8] A. Novita, K. Tampubolon, H. Julia, F. Fitria, and A. Hapsani Hasan Basri, “Dampak Defisiensi dan Toksisitas Hara Magnesium terhadap Karakteristik Agronomi dan Fisiologi Padi Gogo,” Agrotechnology Res. J., vol. 6, no. 1, p. 49, 2022, doi: 10.20961/agrotechresj.v6i1.59834. DOI: https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v6i1.59834
[9] K. . Harris, T. Vanajah, and S. Puvanitha, “Effect of foliar application of Boron and Magnesium on growth and yield of green chilli (Capsicum annum L.),” Agrieast J. Agric. Sci., vol. 12, no. 1, 2018, doi: 10.1016/B978-0-12-822974-3.00082-3. DOI: https://doi.org/10.4038/agrieast.v12i1.49
[10] T. Aulia, Respon Pertumbuhan Lima Varietas Padi (Oryza sativa L.) di Lahan Suboptimal pada Metode SRI. 2024.
[11] J. Vacheron et al., “Plant Growth-Promoting Rhizobacteria and Root System Functioning,” Front. Plant Sci., vol. 4, no. SEP, pp. 1–19, 2013, doi: 10.3389/fpls.2013.00356. DOI: https://doi.org/10.3389/fpls.2013.00356
[12] Purwanto and W. S. Suharti, “Nutrient Uptake, Chlorophyll Content, and Yield of Rice (Oryza sativa) Under the Application of PGPR Consortium,” Biosaintifika, vol. 13, no. 3, pp. 336–344, 2021, doi: 10.15294/biosaintifika.v13i3.31990. DOI: https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v13i3.31990
[13] S. Qu et al., “Effects of Magnesium Imbalance on Root Growth and Nutrient Absorption in Different Genotypes of Vegetable Crops,” Plants, vol. 12, no. 20, pp. 1–13, 2023, doi: 10.3390/plants12203518. DOI: https://doi.org/10.3390/plants12203518
[14] S. Lamichhane, L. Tarpley, and F. Dou, “Impact of Excess Magnesium Salt Supply on Rice Yield, Physiological Response, and Grain Mineral Content,” Sustain., vol. 15, no. 22, 2023, doi: 10.3390/su152215741. DOI: https://doi.org/10.3390/su152215741
[15] A. Damiri et al., “Keragaan Pertumbuhan Empat Varietas Padi Sawah melalui Pendekatan Teknologi PTT di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu,” Artikel, pp. 209–216, 2022.
[16] F. P. Gardner, R. B. Pearce, and R. L. Mitchell, Fisiologi Tanaman Budidaya. UI-Press, 1991.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Tisya Aulia, Musliar Kasim, Nalwida Rozen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

Funding data
-
Universitas Andalas
Grant numbers No. 167/UN16.19/PT.01.03/PTM/2025

