Phytoremediation Based Typha Latifolia Landscape Design Strategy For Lapindo Mud Land Recovery And Eco-Tourism Sidoarjo


Strategi Design Lanskap Typha Latifolia Berbasis Fitoremediasi Terhadap Recovery Lahan Lumpur Lapindo Dan Eko-Wisata Sidoarjo


  • (1)  Irmayani            Universitas Mataram  
            Indonesia

  • (2)  Suci Putri Fetindah            Universitas Mataram  
            Indonesia

  • (3)  Intan Komalasari            Universitas Mataram  
            Indonesia

    (*) Corresponding Author

Abstract

Lumpur Lapindo adalah suatu peristiwa bocornya pengeboran gas bumi yang terjadi di kabupaten Sidoarjo. Kebocoran pengeboran gas bumi tersebut dilakukan atas kelalaian PT. Lapindo Brantas. Hal ini yang menyebabkan pencemaran tanah akibat logam berat seperti Cd, Hg, dan Pb sehingga berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman atau tumbuhan. Bahkan semburan tersebut terus berlanjut hingga kini. Semburan lumpur dialirkan ke sungai porong untuk menghindari rusaknya tanggul yang tingginya lebih dari 10 m. Meski sudah banyak penelitian tentang upaya penyelesaian lahan terkena lumpur Lapindo tapi volumenya mengalami penurunan yang tidak signifikan. Solusi alternatif yang ditawarkan dalam penelitian ini dengan melakukan fitoremediasi menggunakan tanaman ekor kucing dengan konsep lanskap atau design yang dilakukan di lingkungan terbuka dengan penataan yang jelas dan memberikan nilai estetika. Tanaman ekor kucing ini sebagai agen fitoremediator yang mampu menurunkan kadar ion logam berat seperti kadmium (Cd) di dekat permukaan tanah. Metode penulisan karya ilmiah ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang kami peroleh merupakan data primer dan data sekunder dari berbagai literatur kepustakaan yang berkaitan dengan permasalahan tersebut. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memberikan solusi terkait lahan yang terkena lumpur lapindo melalui fitoremediasi. Lahan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai areal recovery eko-wisata di daerah Sidoarjo melalui strategi design lanskap karena memberikan peluang besar jika dapat dioptimalkan pemanfaatan lahan tersebut.

References

Aka, H., A., dkk. 2017. Penurunan Kadar Amonia Dalam Limbah Cair Oleh

Tanaman Air Typha Latifolia (Tanaman Obor). Jurnal Ilmu Kebencanaan

(JIKA). Vol. 4(2).

Dewi, E. R. S. dkk. 2021. Î2-Glucans Production of Saccharomyces cerevisiae

by Using Tofu Waste as Animal Feed Supplement. Biosaintifika: Journal of

Biology & Biology Education, 13(1), 65–69.

Irhamni, dkk. 2018. Analisis Limbah Tumbuhan Fitoremediasi (Typha

Latifolia, Enceng Gondok, Kiambang) Dalam Menyerap Logam Berat.

Serambi Engineering, Volume III.

Budianto, Syaiful., Teguh.H. 2017. Analisis Perubahan Konsentrasi Total

Suspended Solids (TSS) Dampak Bencana Lumpur Sidoarjo Menggunakan

Citra Landsat Multi Temporal. Jurnal Teknik ITS. 6(1): 130-135.

Fitra, A. dkk. 2013. Kemampuan Fitoremediasi Typha latifolia dalam

Menurunkan Kadar Logam Kadmium (Cd) Tanah yang Tercemar Lumpur

Lapindo di Porong Sidoarjo. LenteraBio Vol. 2(3)

Budianto, Syaiful., Teguh.H. 2017. Analisis Perubahan Konsentrasi Total

Suspended Solids (TSS) Dampak Bencana Lumpur Sidoarjo Menggunakan

Citra Landsat Multi Temporal. Jurnal Teknik ITS. 6(1): 130-135.

Antoniadis et al. 2017. Trace elements in the soil-plant interface:

Phytoavailability, translocation, and phytoremediation–A review. EarthScience Reviews, 171(June), 621–645.

Abdillah, R. M., dan Suryawan, I. B. 2019. Strategi Pengembangan Lumpur

Lapindo Sebagai Wisata Edukasi di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Jurnal

Destinasi Pariwisata, Vol. 7(2)

Picture in here are illustration from public domain image (License) or provided by the author, as part of their works
Published
2022-06-30
 
How to Cite
Irmayani, Fetindah, S. P., & Komalasari, I. (2022). Phytoremediation Based Typha Latifolia Landscape Design Strategy For Lapindo Mud Land Recovery And Eco-Tourism Sidoarjo. Nabatia, 10(1), 35-44. https://doi.org/10.21070/nabatia.v10i1.1606
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)